Berita
Umat Paroki Administratif Bayat Rayakan “Triple” Syukur
WartaKita.org – Hari Sabtu (26/5/2018) menjadi saat yang “bersejarah” bagi umat Paroki Administratif Santa Maria Ratu Bayat, Kabupaten Klaten. Saat itu, umat Paroki Bayat merayakan “Triple” (tiga kali lipat) Syukur.
Pertama, umat bersyukur karena pemberkatan komplek Gereja Santa Maria Ratu Bayat; kedua, syukur atas penerimaan Sakramen Penguatan untuk 39 umat; dan ketiga, syukur bisa merayakan Ekaristi Hari Raya Tritunggal Mahakudus.
Perayaan Ekaristi Hari Raya Tritunggal Mahakudus sekaligus pemberkatan komplek Gereja dan penerimaan Sakramen Penguatan Paroki Administratif Bayat ini dipimpin oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang (KAS) Mgr Robertus Rubiyatmoko bersama 12 imam lainnya. Dari 12 imam tersebut, lima di antaranya adalah rama “asli” dari Paroki Bayat.
Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam homili mengajak umat, terutama mereka yang menerima Sakramen Penguatan, untuk semakin dewasa dalam iman.
“Dewasa dalam iman itu ditandai dengan dua hal. Pertama, semakin dekat dengan Tuhan. Dan kedua, semakin berguna dan dekat dengan orang lain,” kata Bapa Uskup.
Usai homili, dilanjutkan dengan pemberkatan komplek Gereja Santa Maria Ratu Bayat. Karena komplek Gereja Bayat ini lumayan luas, maka pemberkatan dilakukan oleh tiga imam. Mrg Robertus Rubiyatmoko memberkati gereja, Ekonom KAS Rama Ignatius Aria Dewanto SJ memberkati pasturan dan sekretariat, serta Pastor Kepala Paroki Bayat Rama Andrianus Maradiyo, Pr memberkati aula gereja.
Selanjutnya, prosesi penerimaan Sakramen Penguatan. Ada 39 umat yang menerima Sakramen Penguatan dari tangan Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Mereka maju ke depan altar dengan tertib.
Sebelum berkat penutup, dilakukan penandatanganan prasasti pemberkatan komplek Gereja Bayat oleh Mrg Robertus Rubiyatmoko.
Sebelummnya, Wakil Ketua 2 Dewan Paroki Adminstratif Bayat, Paulus Komar Satriyono dalam laporannya menjelaskan, pembangunan komplek Gereja Bayat ini dibagi dalam tiga tahap. Pertama, pembangunan pasturan. Kedua, pembangunan gereja. Dan ketiga, pembangunan aula dan sekretariat. Pembangunan komplek Gereja Bayat ini menghabiskan biaya sekitar Rp4,5 milyar.
“Terima kasih kepada Bapa Uskup, para rama, para donatur, pengurus dewan paroki, pengurus lingkungan, dan seluruh umat yang telah membantu dan mendukung pembangunan Gereja Santa Maria Ratu Bayat ini,” ucapnya.
Usai Ekaristi, dilanjutkan dengan pesta umat di halaman Gereja Bayat. Dalam pesta umat ini ditampilkan sejumlah potensi umat. Hadirin juga dihibur dengan musik organ tunggal. Umat bergembira dan bersyukur atas berkat dan kebaikan Tuhan yang telah diberikan kepada mereka.
Umat Paroki Administratif Bayat pun berkomitmen: Bersama Bunda Maria Ratu, berkembang menjadi paroki yang guyub, penuh kasih dan murah hati.
https://www.wartakita.org/umat-paroki-administratif-bayat-rayakan-triple-syukur/